Apple Raih 75 Persen Keuntungan Pasar Smartphone

Kekuatan merek Apple pada pasar smartphone dunia masih sangat kuat.
15 Oktober 2021 09:38 WIB • Bacaan 2 menit
Pasar smartphone Apple Pasar smartphone Apple
Ilustrasi: Unsplash/Zhiyue Xu

Pangsa pasar smartphone berbasis sistem operasi Android jauh lebih besar dibanding iPhone yang menjalankan sistem operasi iOS. Namun, dalam hal keuntungan, Apple justru menguasai pasar dengan margin yang cukup jauh.

Counterpoint melaporkan bahwa Apple memperoleh pendapatan terbesar dalam bisnis smartphone. Pada kuartal kedua 2021, mereka meraih 75 persen dari keseluruhan keuntungan pasar smartphone dunia dan 40 persen dari total pendapatan. Capaian tersebut diraih dengan hanya mencatatkan pengiriman smartphone global sebesar 13 persen.

Hal itu terjadi karena kekuatan merek Apple yang masih sangat kuat. Meskipun mereka mematok harga yang cukup mahal untuk perangkat iPhone, nyatanya pelanggan masih tetap membelinya.

Meski demikian, data Counterpoint menunjukkan bahwa pendapatan yang diraih Apple pada kuartal kedua 2021 ini masih lebih rendah dibandingkan dengan kuartal keempat 2020 di mana mereka mencatatkan pendapatan dari pasar smartphone sebeasr 50 persen.

Posisi vendor smartphone utama berdasarkan pengiriman, pendapatan, dan laba operasi. Sumber: Counterpoint.

Dalam hal keuntungan dan pendapatan, Samsung menguntit posisi Apple di posisi kedua dengan perbedaan yang cukup jauh. Mereka secara konsisten menjadi pemain nomor dua selama beberapa kuartal terakhir. Dalam hal pengiriman, Samsung meraih posisi pertama dengan keunggulan tipis dari Xiaomi.

Adapun Xiaomi mencatatkan pertumbuhan dari sisi pengiriman dan berada di peringkat kedua di bawah Samsung. Meski demikian, dari sisi keuntungan, kinerja Xiaomi tidak sebaik kinerja pengiriman mereka. Hal itu disebabkan karena memang Xiaomi tampaknya ingin berfokus pada kinerja pengiriman dalam beberapa tahun terakhir.

Setelah berhasil dengan strategi tersebut, sepertinya Xiaomi akan mentransformasikan bisnis smartphone mereka yang bervolume tinggi menjadi bisnis yang sangat menguntungkan. Tanda-tanda perubahan tersebut mulai terlihat pada 2021 ketika untuk pertama kalinya sejak semester pertama 2018, Xiaomi menghasilkan keuntungan yang sangat positif karena mulai meluncurkan smartphone dengan harga jual rata-rata yang lebih tinggi.

Baca Juga:

Pecandu Wi-Fi. Penggemar Linux. Pemuja aplikasi free dan open source. Berkomunikasi dengan sesama dalam bahasa HTML, CSS, dan sedikit JavaScript.
Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.