TikTok Catatkan 1 Miliar Pengguna

TikTok sudah sejajar dengan layanan dan platform lain seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, YouTube, dan WeChat.
28 September 2021 08:04 WIB • Bacaan 2 menit
Satu miliar pengguna tiktok Satu miliar pengguna tiktok
Sumber: TikTok

Media sosial berbasis video, TikTok, mengumumkan bahwa layanan mereka telah digunakan lebih dari satu miliar pengguna secara global. Dalam beberapa tahun terakhir, media sosial tersebut berkembang sangat pesat di mana pada Januari 2018 lalu tercatat sebanyak 55 juta orang menggunakan layanan mereka. Kemudian pada Desember 2018 meningkat menjadi 271 juta pengguna, 508 juta pada Desember 2019, dan 689 juta pengguna TikTok pada Juli 2020.

Dengan capaian tersebut, media sosial yang pertama kali diluncurkan pada 2016 di Cina itu sudah sejajar dengan layanan dan platform media sosial atau pesan instan lainnya yang juga memiliki pengguna dengan jumlah itu. Tercatat Facebook, WhatsApp, Instagram, YouTube, dan WeChat juga memiliki lebih dari 1 miliar pengguna.

“Misi kami adalah menginspirasi kreativitas dan membawa kegembiraan. Hari ini, kami merayakan misi itu dengan komunitas global kami. Lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia kini datang ke TikTok setiap bulan untuk dihibur saat mereka belajar, tertawa, atau menemukan sesuatu yang baru. Kami merasa terhormat menjadi rumah bagi komunitas keluarga, bisnis kecil, dan kreator kami yang sangat beragam yang berubah menjadi bintang favorit kami,” ujar mereka dalam pernyataannya pada 27 September 2021.

@tiktok_uk

✨ 1 billion✨ people on TikTok! Thank you to our global community 🎉

♬ original sound – TikTok UK

Mereka menyebut bahwa para kreator dan pengguna dalam platformnya tidak bisa dipisahkan dalam capaian itu. Kreativitas dan keaslian ide dari para kreator mereka mampu menjangkau jutaan orang lintas generasi. Mulai dari kreator di bidang musik, makanan, kecantikan, mode, seni, dan lainnya.

Atas hal tersebut, TikTok menyampaikan ucapan terima kasih kepada para penggunanya sambil tetap meminta peran serta para pengguna untuk terus menemukan ide-ide baru dan terhubung dengan para pengguna lain dari seluruh dunia.

Popularitas yang meroket tersebut tampaknya membuat Google kepincut dan berniat untuk mengindeks video para kreator TikTok dalam hasil pencarian mereka. Google dilaporkan tengah melakukan pembicaraan dengan ByteDance, induk perusahaan yang menaungi media sosial tersebut, untuk mewujudkan hal itu.

Baca Juga:

Pecandu Wi-Fi. Penggemar Linux. Pemuja aplikasi free dan open source. Berkomunikasi dengan sesama dalam bahasa HTML, CSS, dan sedikit JavaScript.
Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.