Pfizer: Dosis Kecil Vaksin Pfizer Aman untuk Anak 5-11 Tahun

Pfizer melakukan uji klinis terhadap 2.268 anak-anak usia 5-11 tahun dengan dua dosis vaksin Pfizer 10 mikrogram dalam selang waktu 21 hari.
21 September 2021 13:54 WIB • Bacaan 3 menit
Vaksin Pfizer anak 5-11 tahun vaksin Covid-19 Vaksin Pfizer anak 5-11 tahun vaksin Covid-19
Comirnaty, vaksin Covid-19 produksi BioNTech-Pfizer. Foto: Unsplash/Mika Baumeister.

Pfizer dan BioNTech menyatakan bahwa dosis kecil dari vaksin mRNA Covid-19 mereka tampaknya dapat menghasilkan respons antibodi yang kuat terhadap virus korona. Antibodi yang disebut sebanding dengan apa yang didapatkan pada kelompok usia yang lebih tua tersebut diperoleh dari dosis kecil dari vaksin Pfizer yang diberikan sebagai bagian dari uji klinis pada anak-anak.

Melansir Ars Technica, uji klinis tersebut melibatkan 2.268 anak-anak usia 5-11 tahun. Mereka diberikan dua dosis vaksin Pfizer 10 mikrogram dalam selang waktu 21 hari. Dosis tersebut sama dengan sepertiga dosis vaksin Pfizer untuk kalangan 12 tahun ke atas.

Para peneliti dalam uji klinis tersebut kemudian mengukur tingkat antibodi pada anak-anak pada satu bulan setelah menerima dosis kedua. Hasilnya, tingkat antibodi anak-anak yang terbentuk disebut mampu menetralkan virus korona dalam percobaan laboratorium.

Pfizer menyebut bahwa vaksin tersebut dapat ditoleransi dengan baik pada anak-anak dengan efek samping yang umumnya sebanding dengan apa yang dialami oleh kalangan usia 16 hingga 25 tahun.

Meski demikian, uji klinis tersebut tidak menjelaskan mengenai seberapa besar kemanjuran vaksin dan data lebih lanjut mengenai efek samping vaksin Pfizer di kalangan anak-anak 5-11 tahun.

Selanjutnya, Pfizer berencana untuk menyerahkan data ke BPOM AS dan sejumlah regulator lainnya sesegera mungkin. Pihak mereka berharap agar dengan data tersebut otorisasi penggunaan darurat dari regulator dapat diterbitkan.

Nantinya regulator membutuhkan waktu untuk meninjau data dan membuat keputusan akhir. Apabila tidak terdapat masalah berarti, izin penggunaan darurat vaksin Pfizer untuk anak usia 5-11 tahun tersebut diperkirakan akan terbit pada akhir Oktober mendatang.

“Sejak Juli, kasus Covid-19 pada anak-anak telah meningkat sekitar 240 persen di AS. Itu menggarisbawahi kebutuhan masyarakat (anak-anak) akan vaksinasi,” kata CEO Pfizer Albert Bourla dalam sebuah pernyataan.

Untuk diketahui, di Amerika Serikat (AS), vaksin Covid-19 produksi BioNTech dan Pfizer tersebut telah disetujui penuh oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk penggunaan pada usia 16 tahun ke atas. Sementara untuk anak-anak berusia 12-15 tahun, vaksin tersebut saat ini masih dalam otorisasi penggunaan darurat.

Vaksin Pfizer dan BioNTech juga menjadi satu-satunya vaksin yang dibolehkan AS untuk digunakan pada anak-anak dalam rentang usia 12 hingga 15 tahun. Di Indonesia sendiri, vaksin Pfizer juga sudah dapat digunakan untuk anak-anak dalam rentang usia tersebut.

Baca Juga:

Pecandu Wi-Fi. Penggemar Linux. Pemuja aplikasi free dan open source. Berkomunikasi dengan sesama dalam bahasa HTML, CSS, dan sedikit JavaScript.
Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.