Snapdragon 888 Bisa Digunakan Huawei dalam Ponselnya

Huawei dan Qualcomm menemukan cara agar masalah suplai Snapdragon 888 dan model lainnya dapat teratasi tanpa melanggar aturan ekspor yang berlaku di AS.
6 September 2021 07:59 WIB • Bacaan 2 menit
Qualcomm Snapdragon 888 Qualcomm Snapdragon 888

Pengadaan chipset kelas atas untuk jajaran ponsel pintar menjadi kendala serius yang dialami Huawei selama beberapa waktu terakhir. Hal itu terjadi setelah pemerintah Amerika Serikat membuat aturan ekspor yang melarang Huawei untuk menggunakan teknologi perusahaan Negeri Paman Sam dan melarang akses pada teknologi 5G.

Sebelum masa berlakunya aturan itu, Huawei sebenarnya telah mengamankan pasokan komponen sebanyak mungkin untuk membantu mereka dapat bertahan selama beberapa waktu. Meski demikian, tingginya permintaan membuat stok komponen yang mereka miliki cenderung menipis.

Namun, Huawei dan Qualcomm sepertinya menemukan cara agar masalah suplai tersebut teratasi tanpa melanggar aturan ekspor yang berlaku di AS. Solusi yang akan diambil ialah dengan menyediakan chipset kelas atas Qualcomm, namun tanpa dukungan untuk terhubung ke jaringan 5G.

Salah satunya ialah chipset Snapdragon 888 yang sejatinya ialah prosesor mobile dengan dukungan 5G. Qualcomm menyesuaikan chipset tersebut dan meniadakan kemampuan 5G agar dapat disuplai kepada Huawei. Dengan kata lain, Snapdragon 888 yang akan digunakan Huawei hanya akan berjalan pada jaringan 4G sehingga Huawei P50, yang diperkirakan akan dirilis pada September mendatang, dapat hadir dengan prosesor kelas atas besutan Qualcomm tersebut.

Ilustrasi: Huawei

Ke depannya, Huawei tak cuma bisa mengamankan suplai untuk Snapdragon 888 saja, tapi juga seri lainnya seperti 778G, juga dengan tanpa dukungan 5G. Kemungkinan Huawei juga bisa mengamankan Snapdragon 898 yang merupakan penerus dari model 888.

Untuk diketahui, sejumlah ponsel saat ini yang ditenagai oleh model chipset tertinggi Qualcomm itu antara lain Samsung Galaxy S21, Xiaomi Mix 4, Xiaomi Mi 11, OnePlus 9, Realme GT 5G, hingga Asus Zenfone 8. Xiaomi Mi 11 menjadi ponsel dengan Snapdragon 888 yang pertama kali dirilis di Indonesia.

Baca Juga:

Pecandu Wi-Fi. Penggemar Linux. Pemuja aplikasi free dan open source. Berkomunikasi dengan sesama dalam bahasa HTML, CSS, dan sedikit JavaScript.
Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.