Cara Mengubah iPhone Menjadi Android ala Google

Cara yang ditunjukkan Google untuk mengubah iPhone menjadi Android ini pada dasarnya ialah demonstrasi dari kemampuan widget iOS.
28 September 2021 10:31 WIB • Bacaan 3 menit
Cara mengubah iPhone menjadi Android Cara mengubah iPhone menjadi Android
Ilustrasi: Google

Google, melalui unggahan di blog mereka, menunjukkan bagaimana cara yang dapat dilakukan untuk mengubah iPhone menjadi Android. Meski Android dan iOS bersaing satu sama lain, Google tetap menyediakan beberapa aplikasi yang dapat digunakan pengguna iPhone sehingga mereka dapat menghadirkan layanan Google ke perangkat mereka selayaknya layanan Google yang dapat dinikmati pengguna smartphone Android.

Dengan memanfaatkan fitur floating widget yang mulai tersedia di versi iOS 14, Google memperkaya aplikasi mereka untuk iOS dengan membuat widget yang dapat ditempatkan di homescreen iPhone. Cara yang ditunjukkan Google untuk mengubah iPhone menjadi Android ini pada dasarnya ialah demonstrasi dari kemampuan widget iOS terhadap aplikasi-aplikasi lain, termasuk aplikasi dari Google itu sendiri.

Google menjelaskan bahwa para pengguna iPhone dapat menelusuri web, membantu perjalanan Anda lewat Google Maps, mengetahui perkembangan olahraga yang Anda lakukan, dan mendengarkan musik favorit dengan menggunakan widget Google App, Google Maps, Google Fit, dan YouTube Music.

Susunan widget aplikasi Google. Sumber: Google.

Dengan menggunakan seperangkat widget tersebut dan menyusunnya seperti tampak pada gambar di atas, para pengguna iPhone tidak perlu meninggalkan homescreen mereka untuk menjalankan aktivitas itu.

Pengguna iPhone juga dapat menyiapkan homescreen khusus untuk mendukung pekerjaan sehari-hari. Misalnya dengan menggunakan widget khusus yang tersedia untuk aplikasi Google Calendar, Gmail, dan Google Drive.

Susunan widget pendukung aktivitas kerja. Sumber: Google.

Sementara bagi pelajar yang sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar dari rumah atau sekadar untuk membantu menjalani hari belajar yang produktif, dapat dengan mudah menempatkan sejumlah widget untuk aplikasi Google Classroom, YouTube, Google Docs, Google Photos, Google Tasks, Gmail, dan lain sebagainya.

Susunan widget pendukung kegiatan belajar dan mengajar. Sumber: Google.

Google juga menyarankan para pengguna iPhone untuk menjadikan Chrome sebagai browser default di iPhone mereka. Dengan demikian, pengguna iPhone dapat dengan mudah melakukan penelusuran web dan melakukan pencarian melalui Spotlight.

Pencarian di Chrome melalui fitur Spotlight. Sumber: Google.

Untuk diketahui bahwa sistem widget seperti di atas baru dihadirkan Apple pada perangkatnya melalui pembaruan iOS 14. Dengan widget yang dapat diatur dan ditempatkan pada homescreen pengguna iPhone, maka para pengguna bisa menempatkan aplikasi apapun yang menyediakan widget khusus di halaman utama mereka. Tidak hanya terbatas pada aplikasi Google seperti ditunjukkan di atas, tetapi juga berlaku pada aplikasi lainnya.

Baca Juga:

Pecandu Wi-Fi. Penggemar Linux. Pemuja aplikasi free dan open source. Berkomunikasi dengan sesama dalam bahasa HTML, CSS, dan sedikit JavaScript.
Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.